Proses Terjadinya Kuning Telur Ganda (Double Yolk) Pada Burung Kenari

Viewer:7452

Sebutir telur pada umumnya memiliki 3 bagian utama yaitu cangkang, putih dan kuning telur. Terkadang kita sering menemukan kejadian 2 kuning telur (ganda) dalam 1 butir telur ayam atau bebek dan bentuk telur yang memiliki kuning telur ganda  tersebut cenderung lebih besar dari telur yang normal (1 kuning telur). Nah, hal ini juga bisa terjadi pada telur burung kenari.

Perbandingan Telur Normal dengan Kuning Telur Ganda (Lebih Besar)
Perbandingan telur normal dengan kuning telur ganda (lebih besar)

Kuning telur ganda  atau double yolk dalam 1 butir telur bisa dikatakan suatu proses yang tidak normal, tapi bukan berarti indukan kenari yang bertelur tersebut bermasalah atau trouble. Agar anda tidak penasaran kami akan mengulas informasi tersebut dan seperti apakah proses terbentuknya kuning telur ganda.

Dalam kasus ini kami mengambil contoh kuning telur ganda yang terjadi pada ayam, karena sebenarnya proses bertelur antara ayam dan burung kenari tidak jauh berbeda.

PROSES TERJADINYA KUNING TELUR GANDA:

Di dalam tubuh ayam betina terdapat organ perkembangbiakan berupa saluran panjang yang dimulai dengan:

  1. Infundibulum: Bagian pangkal oviduk berbentuk corong dan terdapat jumbai-jumbai (fimbrae). Fimbrae berfungsi menangkap ovum yang dilepaskan oleh ovarium,
  2. Magnum: Bagian dari saluran telur unggas yang menghasilkan putih telur, yang disekresikan oleh kelenjar tubuler dalam lapisan mukosa,
  3. Isthmus: Mensekresikan membran atau selaput telur,
  4. Uterus: Disebut juga glandula kerabang telur. Pada bagian ini terjadi dua fenomena, yaitu dehidrasi putih telur atau /plumping/ kemudian terbentuk kerabang (cangkang) telur.
  5. Rongga Rahim
Bagian Reproduksi
Bagian Reproduksi Ayam. Sumber: indonesia-indonesia.com

Sel telur berupa folikel (bakal kuning telur) dilepaskan oleh ovarium (organ penghasil telur) dan ditangkap oleh Infundibulum (1). Di dalam Infundibulum ini terjadi pembuahan oleh sel ayam jantan. Lalu bakal telur tadi menuju saluran Magnum (2). Di tempat ini folikel akan dibungkus oleh albumen atau putih telur. Setelah itu terus berjalan hingga ke Insthmus (3) dan akan mendapat perlindungan dari komponen Calsium pada Uterus (4). Di sini sebutir telur telah tercipta dan telur akan dikeluarkan dari tubuh ayam (5).

Jadi jika seekor ayam betina kebetulan melepaskan folikel kembar dari ovariumnya, maka kedua kuning telur tadi akan terbungkus bersama-sama dalam satu “cangkang” telur. Biasanya fenomena kuning telur ganda ini  terjadi ketika ovulasi ayam betina terjadi terlalu cepat dan siklus produksi telur mereka tak tuntas. Dua kuning telur matang dalam waktu yang sama dan lolos dari sistem reproduksi si ayam betina. Akibatnya terjadilah telur yang memiliki dua buah kuning telur.

Kuning Telur Ganda (Double Yolk)
Kuning telur ganda (Double Yolk) pada burung kenari

Pertanyaannya adalah: Apakah jika terus dierami apakah akan menjadi anak ayam kembar ?

Jawabannya TIDAK ! Anak ayam berasal dari embrio yang dilapisi cairan putih di sekeliling kuning telur, sementara kuning  telur adalah yang dibutuhkan embrio tersebut untuk berkembang  seperti protein dan lemak. Oleh karena itu tidak akan ada hubungan antara jumlah kuning telur dengan jumlah anak ayam yang akan menetas dari telur tersebut.

Kalaupun  ada telur yang akan menghasilkan ayam kembar (2 anak ayam ), pasti akan terjadi masalah. Kalau telur yang dikeluarkan oleh induk ayam mempunyai 2 embrio, sulit sekali bagi kedua embrio itu untuk tumbuh dan berkembang di dalam ruangan sempit, kemungkinan besar mereka akan kekurangan oksigen sehingga hanya satu anak ayam yang hidup  atau keduanya mati.

Nah seperti itulah terjadinya proses kuning telur ganda. Dalam artikel ini contoh kasus diambil dari proses kuning telur ganda yang terjadi pada ayam, namun proses tersebut tidak berbeda jauh dengan burung kenari. Semoga bermanfaat. (*Sekar Kencana Media)

Referensi: 

  • http://herisosro.blogspot.com/2012/11/dua-kuning-telur.html
  • http://indonesiaindonesia.com/f/52801-telur-memiliki-dua-kuning-telur/

Related Post